Penyebab Sausage Party Tidak Cocok untuk Ditonton Anak-anak

Film animasi kerap ditujukan untuk para penonton dari kalangan anak-anak. Mayoritas film-film animasi pun selalu menyajikan cerita dan karakter anak-anak. Namun, tidak semua film animasi cocok ditonton anak-anak, contohnya adalah film Sausage Party. Film animasi ini mengandung unsur komedi hitam (black comedy) yang tidak cocok untuk ditonton anak-anak.

Sausage Party pertama kali diperkenalkan sebagai proyek yang masih diproduksi di South by South West (SXSW), festival yang berfokus dalam bidang film, musik, dan media interaktif. Aktor Seth Rogen (This is the End, Superbad, Pineapple Express) lah yang memperkenalkan Sausage Party kepada para pengunjung SXSW.

Dalam presentasinya, Rogen mengedepankan kenapa filmnya belum selesai digarap. “Ada karakter yang digambar menggunakan tangan, kalian melihat sesuatu yang mungkin tidak akan pernah selesai,” ucap aktor dan sutradara tersebut. Meskipun masih dalam tahap produksi, tapi trailer Sausage Party mendapat respon positif dari penonton SXSW.

Sausage Party mengisahkan tentang sayuran dan bahan makanan lainnya yang memiliki perasaan layaknya manusia. Mereka memiliki satu keinginan, yaitu agar dibeli manusia, karena beranggapan akan hidup abadi setelah dibeli manusia. Di antara bahan makanan itu, ada sosis bernama Frank (diisi suaranya oleh Seth Rogen). Setelah mengetahui kenyataan soal bahan makanan yang dibeli manusia, Frank memperingatkan para saudaranya di supermarket.

Dalam sesi tanya jawab di SXSW, Rogen menjelaskan bahwa ia telah mencoba untuk memproduksi Sausage Party sejak delapan tahun lalu. Akan tetapi, kenyataannya sebagian besar studio masih belum berani untuk memproduksinya. Hingga akhirnya Megan Ellison dari Anapurna Pictures setuju untuk mendanai film animasi ini.

Seth Rogen juga menambahkan bahwa ia dan Evan Goldberg terinspirasi mengembangkan cerita Sausage Party, karena melihat film-film animasi yang menghidupkan benda-benda di sekitar manusia. “Kami melihat apa yang telah dilakukan film-film animasi sebelumnya. Orang-orang memproyeksikan perasaan-perasannya ke dalam benda-benda di sekitarnya, seperti mainan, mobil, peliharaan. Hal itulah yang dilakukan Pixar selama ini,” terang Rogen.

“Dari hal-hal tersebut, kami berpikir bagaimana jika bahan makanan memiliki perasaan. Kami sadar ceritanya akan kacau, karena manusia memakan mereka,” tambahnya.

Film Sausage Party disutradarai oleh Greg Tiernan dan Conrad Vernon. Deretan pengisi suaranya adalah para artis populer, seperti Kristen Wiig, James Franco, Jonah Hill, Paul Rudd, Salma Hayek, Edward Norton, Michael Cera, dan masih banyak lagi.

Film animasi ini menggambarkan aktivitas memasak dan memakan yang normal dilakukan manusia menjadi sebuah adegan sadis dan mengenaskan. Selain itu, Sausage Party juga memuat bahasa-bahasa yang kasar. Dua hal tersebut lebih dari cukup untuk menjadikan film animasi yang ditargetkan rilis pada Agustus nanti ini tidak cocok untuk ditonton anak-anak.

sumber : http://www.muvila.com/film/artikel/sausage-party-film-animasi-terbaru-yang-tidak-cocok-untuk-anak-160316r.html

(Visited 17 times, 1 visits today)

You might also likeclose