‘Mukbang’, acara santap malam yang disiarkan di Korea Selatan

Acara TV melalui internet di Seoul, Korea Selatan, memungkinkan para penonton menyaksikan sejumlah orang makan malam secara langsung.
150206153207_makan1

Bagaimana cara Anda menikmati santapan malam? Bersama keluarga, ataupun sendiri mungkin sudah lumrah. Namun bagaimana jika Anda menyantapnya di depan kamera dan membiarkan ribuan orang untuk menontonnya?

Di Seoul, Korea Selatan, terdapat sebuah acara TV di internet yang memperbolehkan para penontonnya untuk menyaksikan kumpulan orang untuk menyantap hidangan makan malam mereka.

Acara makan ini disebut ‘mukbang‘, yang adalah gabungan dari kata makan (muk-ja) dan penyiaran (bang-song) dalam bahasa Korea.

Cara kerja acara ini sangatlah mudah. Para penyiar hanya perlu makan di depan kamera secara langsung dan berinteraksi dengan penonton yang mengirimkan pesan ke komputernya.

Bila penonton menyukai para penyiarnya, mereka akan mengalokasikan penyiar dengan ‘star balloons‘ atau balon bintang dan ini berarti para penyiar dan saluran televisi di internet yang menyiarkannya akan mendapatkan bayaran.

Beberapa penyiar di antaranya adalah Lee Chang-hyun dan BJ Termin.

Ditonton 10.000 orang

150206153207_makan2

Lee mengatakan bahwa setidaknya 10,000 orang menonton dirinya ketika ia makan.

Lee menginvestasikan sebuah mikrofon canggih yang dapat menangkap setiap ‘crunch and slurp‘, atau ‘menguyah dan menyeruput.’

Dia tidak ingin mengungkapkan berapa pendapatan yang ia peroleh setiap harinya melalui acara ini.

Namun BBC memperkirakan, dengan memperhatikan banyaknya ‘star baloons‘ di layarnya, Lee berpotensi mendapatkan ratusan dolar dalam dua jam siaran.

Lee juga mengatakan bahwa dia tidak menganggap kegiatan ini sebagai pekerjaan, namun sebagai sarana hiburan di mana dia bisa berkumpul bersama para penontonnya.

Kegiatan makan di internet ini merupakan bagian dari fenomena yang dapat dijadikan acuan untuk melihat bagaimana pergaulan masyarakat dan saluran televisi mulai berubah di Korea Selatan, dan mungkin akan terjadi di daerah Anda di kemudian hari.

sumber: http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/02/150206_makanmalam_korea