Horror di Angkasa – Dead Space

CHIP.co.id – Pada 5 Februari lalu, EA merilis seri ketiga dari franchise Sci-Fi Horror Shooter-nya yang terkenal, Dead Space 3. Isaac Clarke, sang tokoh utama, kembali menemani Anda dalam bertualang di luar angkasa dan planet asing bernama Tau Volantis. Sejumlah pembaruan menarik telah dilakukan oleh pengembang game ini.

Cerita berawal ketika Isaac Clarke yang sedang berada di apartemennya tiba-tiba didatangi dua orang tentara dari EarthGov. Kedatangan mereka bukan untuk menangkap Isaac, melainkan meminta bantuannya setelah mereka menemukan petunjuk untuk menghentikan gerakan The Marker. Ternyata, tidak hanya mereka yang datang, sekelompok unitologist pimpinan Danik telah mengawasi Isaac sebelumnya. The Marker yang telah menjadi aliran kepercayaan sebagian orang sangat tidak suka jika Isaac yang mengetahui rahasianya tetap dibiarkan hidup.


Spesifikasi Minimum:

  • OS: Windows XP SP3, Windows Vista SP2, Windows 7 SP1, Windows 8 (32 dan 64bit)
  • Prosesor: Intel 2,8Ghz
  • Memori: 2 GB (Windows 7)
  • HDD: 10 GB (ruang yang dibutuhkan)
  • VGA: 256 MB GeForce 6800 atau ATI X1600 Pro, DirectX 9.0 – Shader Model 3.0 atau yang lebih tinggi

Perubahan pertama yang terlihat pada Dead Space 3 adalah musuh­ Isaac yang sekarang tidak hanya alien menyeramkan, tetapi juga para manusia yang disebut dengan unitologist, yaitu sekelompok manusia yang percaya bahwa The Marker adalah sesuatu yang patut disembah.

Selain itu, dalam seri terbaru ini Isaac dapat merunduk dan bersembunyi di balik perlindungan (crouch) dan melakukan aksi tembak-menembak seperti karakter yang terdapat dalam game Gears of Wars. Perbaikan lainnya adalah Armor Suite yang dikenakan Isaac semakin canggih dan terlihat lebih detail dari sisi grafis. Pada mode multiplayer, Anda bisa bermain dengan teman yang menggunakan karakter John Carver, seorang tentara EarthGov yang masih hidup.

Meskipun telah dilengkapi dengan Armor Suite dan senjata terbaru, dalam game Dead Space 3 Isaac masih berhadapan dengan musuh lamanya.

Isaac Clarke sebenarnya seorang mekanik peswat luar angkasa seperti yang Anda ketahui sejak Dead Space pertama. Hanya saja, ia mau tidak mau menjadi mesin penghancur Necromorph supaya tetap hidup. Dead Space 3 menitikberatkan pada peran Isaac yang memang merupakan seorang mekanik pesawat luar angkasa. Anda akan membantu teman-teman Isaac dalam mengumpulkan berbagai parts untuk mengaktifkan sebuah pesawat, hacking komputer untuk membuka pintu, atau merakit berbagai toolkit untuk misi tertentu. Tentu saja, alat utama seperti Kinesis dan Stasis tetap menjadi alat pendukung Isaac.

Salah satu fitur menarik yang hadir pada Dead Space 3 ini adalah Weapon Craft System atau perakitan senjata. Plasma Cutter juga masih menjadi senjata andalan Clarke. Namun, saat Anda melihat sebuah Weapon Bench di tengah-tengah permainan, Anda bisa berhenti sejenak untuk merakit senjata tersebut. Masih seperti pada seri-seri sebelumnya, Weapon Bench dapat membantu Anda untuk meningkatkan daya serang atau kecepatan menembak musuh.

Hal menarik lainnya, Isaac juga dapat melakukan modifikasi secara penuh terhadap berbagai jenis senjata yang ada, bahkan membuatnya dari awal. Misalnya, dengan Plasma Cutter, Anda dapat mengganti frame yang lebih canggih dan menambahkan senjata kedua pada bagian bawahnya. Dengan begitu, Anda dapat menembakkan dua senjata sekaligus.

Dalam game ini, Anda bebas terbang di luar angkasa untuk menjalankan misi atau mencari sejumlah item penting yang diperlukan.

Dalam game ini, CHIP mencoba untuk menggantikan Plasma Cutter dengan­ Planet Cracker yang ditambahkan Rivet Gun dan dilengkapi Telemetry Spike. Hasilnya sungguh luar biasa! Daya rusak dari Planet Cracker yang sangat kuat dapat dengan mudah me­nga­lahkan “mini boss”. Jika ada musuh bertubuh kecil, Rivet Gun yang memiliki rasio tembak lebih tinggi bisa meng­atasi mereka. Jika menyukai senjata dengan kaliber yang lebih besar, Anda bisa membuat senjata yang dilengkapi dengan­ komponen peledak yang memiliki daya rusak lebih optimal. Namun, senjata seperti ini memiliki kecepatan tembak dan daya isi ulang yang lambat.

Dari sisi grafis, tidak ada perubahan yang signifikan pada Dead Space 3. Hal ini mengingatkan kita pada Dead Space 2 yang sudah memiliki grafis mumpuni dan hanya perlu menambahkan detail pada lingkungan dan objeknya saja. Oleh karena itu, Visceral Games pun menambahkan nuansa mencekam yang lebih menegangkan dibandingkan Dead Space seri sebelumnya. Jika Anda ingin­ mendapatkan lingkungan permainan yang lebih menarik, sebelum bermain sebaiknya Anda mengatur cahaya yang terdapat melalui menu Game Options. Selamat mencoba.

Sumber : http://chip.co.id/review/games/6136/dead_space_3_melawan_sumber_kehancuran

(Visited 12 times, 1 visits today)

You might also likeclose