Cara Mengatasi ‘Bad Mood’ dengan Cepat

Pernahkah berada dalam suasana hati yang benar-benar buruk? Lalu melakukan beberapa adegan “drama”, misalnya dengan, membanting pintu, atau memukul dinding dengan kepalan tangan, hanya untuk menekankan  jika kamu begitu marah hingga hilang kendali.

Kita semua mungkin pernah merasakannya,  mudah tersinggung, emosi, dan marah, yang terkadang tanpa alasan nyata. Suasana hati yang buruk merupakan bagian dari kehidupan.

Jika kamu merasa suasana hati tak menentu tapi tidak bisa menjelaskan apa penyebabnya atau uring-uringan tanpa alasan, itu salah satu tanda kamu sedang mengalami bad mood. Ada banyak faktor yang menyebabkan timbulnya bad mood, salah satunya kurang tidur.

Seseorang akan lebih mudah marah, rentan terhadap stres dan kurang berenergi jika kurang tidur.

Hal ini diperkuat oleh para peneliti dari University of Pennsylvania yang menemukan bahwa seseorang yang tidur hanya 4.5 jam selama satu minggu akan merasa lebih stres, mudah marah, sedih dan kelelahan mental. Faktor lainnya yang bisa menimbulkan bad mood yaitu banyak pikiran dan kondisi fisik yang terlalu lelah.

Bad mood memang tidak bisa dihindari, namun jangan sampai suasana hati ini merusak aktivitas yang sudah menjadi kewajiban kamu. Karena jika sudah terserang bad mood, biasanya akan timbul rasa malas yang luar biasa dan pastinya hari-hari kamu akan dipenuhi dengan kejengkelan dan pikiran-pikiran yang kurang baik.

Jika suasana hati seperti ini datang menghampiri, segera kendalikan diri kamu dan temukan suasana hati positif. Yang perlu kamu lakukan hanyalah mengelola dan memastikan porsi good mood agar lebih besar dibanding bad mood.Kabar baiknya adalah bahwa hal itu terserah kepada kamu untuk mengubah suasana hati kamu melalui trik psikologis. Selain itu, siapa yang bisa membantah bahwa hari ini tidak bisa datang sebagai yang terbaik dalam hidup kamu?

 

Sebenarnya, apa sih yang menyebabkan kamu bad mood? 

Di sini ada beberapa penyebab yang mungkin sekarang sedang kamu alami :


Tekanan, perubahan dan hormon

Bagi banyak remaja, berurusan dengan tekanan sekolah dan perubahan sehari-hari menyebabkan suasana hati memburuk. Bukan hanya soal mendapatkan nilai yang buruk, suasana hati juga dipengaruhi penerimaan lingkungan yang buruk. Tuntutan terhadap diri sendiri ini yang menyebabkan suasana hati tidak menentu.

Selain keinginan diterima dari lingkungan, suasana hati yang buruk juga dapat dipengaruhi rasa tak menentu atas perubahan-perubahan yang terjadi. Sebagian besar remaja ingin merdeka, sementara mereka masih merasa bergantung pada keluarga. Mereka ingin diperlakukan seperti orang dewasa, namun kadang-kadang mereka seperti anak-anak kecil.

Remaja yang berada dalam masa transisi antara masa kanak-kanak dan dewasa, menghadapi semua perubahan dan tanggung jawab baru yang luar biasa. Pada satu sisi merupakan waktu yang menyenangkan, namun di sisi lain juga menakutkan dan membuat kesepian.


Penyebab lain dari perubahan mood pada remaja adalah pubertas

Hormon pubertas bukan hanya menyebabkan perubahan fisik luar biasa, mereka juga bisa membuat mood swing! Dan, hampir semua orang melalui mood swing selama remaja. Oleh karena itu, penting  memahami apakah suasana hati yang buruk merupakan kemarahan  sementara, atau temperamen akibat depresi.


Apakah sekadar bad mood?

Jika kamu mengalami kemarahan, kemurungan, perasaan putus asa, atau perasaan bosan berlebihan dalam jangka waktu yang lama, coba konsultasikan pada dokter. Kadang-kadang, ini merupakan tanda-tanda gangguan mood serius yang kerap disebut depresi.

Depresi lebih dari sekedar merasa sedih atau down. Umumnya ini dapat menyebabkan kemarahan berlebih, iritasi, apatis, bahkan bunuh diri. Segera cari bantuan apabila merasakannya.

Berbicara dengan seorang terapis terlatih, konselor, perawat kesehatan primer dan penyedia layanan kesehatan, yang dapat membantu memperbaiki perasaan dan membuat kamu  menikmati hidup kembali. Jika mulai terpikirkan untuk bunuh diri, cobalah berkomunikasi dengan seseorang yang dekat dengan kamu atau hubungi hotline layanan kesehatan jiwa untuk bantuan.

Tips berikut dapat membantu kamu mengatasi mood yang buruk dan mengkonversi pagi yang buruk untuk sore yang menakjubkan.


1. Masa depan kamu tidak didasarkan pada masa lalu kamu.

Jangan percaya pada prasangka. Hanya dengan tangan kamulah keberuntungan kamu bisa dirubah, karena tidak ada yang bisa menilai masa depan berdasarkan masa lalu. Singkirkan pikiran negatif dan lakukan pendekatan dengan perspektif positif. Kamu dapat membimbing keberuntungan kamu, cukup mengambil kendali dari hidup kamu dan menemukan keberanian untuk melakukan hal-hal yang Kamu selalu Kamu inginkan.


2. Mencoba hal baru

Pengalaman baru siang hari dapat melakukan keajaiban. Bahkan penemuan perasaan yang baru dan pengertian yang berbeda dapat membebaskan kamu dari suasana hati yang buruk.

Berbicara dengan orang-orang baru, membaca novel yang kamu belum pernah baca sebelumnya atau mendengarkan musik yang membuat kamu bahagia. Kamu juga dapat mencoba meditasi selama 10 sampai 20 menit sehari, untuk mengisi pikiran kamu dengan perdamaian dan harapan.


3. Nikmati matahari dan udara segar

Ambil istirahat dari pekerjaan dan berdiri di samping jendela cerah. Nikmati sinar matahari dan minum secangkir kopi untuk memperkuat tubuh kamu dan mengisi daya. Sementara itu, matahari akan meningkatkan tingkat vitamin D dalam tubuh, yang meningkatkan suasana hati yang baik bagi kamu. Jika Kamu memiliki waktu berjalan-jalan, kamu akan terkejut melihat betapa leganya perasaan Kamu.


4. Pikirkan aspek positif dari kehidupan kamu

Ingat beberapa prestasi yang kamu capai dalam lima tahun terakhir. Mungkin kamu menikah, memiliki anak atau mendapat promosi di tempat kerja. Mengakui kemajuan kamu secara otomatis akan memberikan rasa kepuasan dan dapat membantu kamu mengalami masalah dengan iman dan kekuatan kehendak.

Kekuatan pikiran dapat menyelamatkan suasana hati yang buruk. Dengan begitu, berpikir positif menjadi kunci utama untuk menghilangkan serangan bad mood yang kamu alami. Setiap persoalan memiliki sisi positif dan negatif, berusahalah untuk lebih memikirkan hal-hal yang baik. Di sela-sela itu, berikan ruang untuk diri sendiri agar pikiran menjadi lebih tenang.


5. Hindari orang yang lagi “depresi”

Ingat optimisme yang menular, seperti penderitaan! Bila kamu bergaul dengan orang-orang yang dapat mengisi kamu dengan harapan, kamu dapat dengan mudah mengatasi insiden yang tidak menyenangkan di hari itu.

Di sisi lain, jika orang-orang di sekitar kamu yang pesimis dan dalam keadaan depresi terus menerus, itu lebih mungkin yang akan membuat kamu merasa lebih buruk dan menghancurkan harapan Kamu untuk mengubah suasana hati kamu.


6. Tempelkan foto keluarga dan teman-teman di pintu lemari es

Rata-rata kamu mengunjungi lemari es sekitar 10 kali sehari. Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa orang yang paling bahagia telah menempatkan foto pertemuan keluarga atau berbagai kumpul-kumpul dengan teman-teman yang mengarah ke kenangan indah pada pintu kulkas. Kamu hanya harus mencobanya!


7. Pikirkan sebuah cerita konyol

Pertimbangkan satu orang menjengkelkan dan membuat karakter konyol di kepala kamu. Bayangkan kamu berada di sebuah cerita, komik keterlaluan, dan kemudian datang kehancuran! Segera, kamu akan melihat bahwa itu telah membentuk senyum di bibir kamu. Pada akhirnya bayangkan diri kamu sebagai protagonis dan “pelukan” yang menyebabkan optimisme dalam cerita.


8. Membuat catatan

Biasakan tangan kamu selalu berinteraksi dengan buku harian dan menggambarkan setiap kegiatan yang positif. Mungkin kamu memiliki beberapa momen bagus saat akhir pekan atau menghadiri acara yang bagus. Kamu akan segera menyadari bahwa ketika kamu terbiasa dengan proses ini, kamu akan ingin menulis di kalender kamu saat-saat bahagia kamu dan ini akan membuat kamu merasa baik.


9. Ubah pengalaman negatif menjadi peluang

Buatlah daftar lima sampai sepuluh hal yang (atau bisa) salah hari ini dan membacanya keras-keras. Umumnya, ketika kamu mendengarkan masalah yang menyangkut kamu, kamu dapat memperlakukan mereka lebih tenang dan melihat seberapa kecil mereka dalam realitas. Jangan melihat segala sesuatu sebagai hitam atau putih karena ada daerah abu-abu!


10. Mengurangi stres melalui trik harian kecil

Setiap kali kamu mendapati diri berperilaku negatif, hentikan! Untuk mengurangi stres, mengakui kebiasaan yang memberikan kamu stres dan mencoba untuk mengurangi mereka di siang hari. Jadi, kamu akan bekerja secara efektif pada masalah ini dan akan mengelola untuk menghilangkan stres, melihat kehidupan dengan lebih optimis.

Sumber:http://www.nilni.com/2014/09/cara-mengatasi-bad-mood-dengan-cepat.html?m=1

(Visited 20 times, 1 visits today)

You might also likeclose